Apa yang Menyebabkan Rasa Takut Mengalahkan Energi Positif Manusia?

Takut adalah salah satu rasa yang sudah ditetapkan Tuhan dalam diri manusia. Dari sembilan unsur susunan manusia yang merupakan bagian dari tubuh kasar dan tubuh halus, perasaan takut tidak bisa dibuang sebagaimana menjadi imbang rasa bahagia dan tenang.

Rasa takut merupakan bagian dari emosi yang sangat kuat dan melemahkan. Namun keduanya bisa menjadi kekuatan yang seimbang jika mampu mengelola dengan baik. Kita bisa lebih mawas diri dari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti terjebak di tepi jurang, kebakaran, dan kecelakaan. Bayangkan jika diri kita tidak dianugerahi rasa takut, apa yang akan terjadi? hidup memang tercipta dari dua sisi yaitu gelap dan terang. Kita tidak bisa egois untuk memilih salah satu hanya untuk membuat diri senang, tenang, dan lurus-lurus saja.

Rasa takut memang baik sebagai navigasi atau bahkan self reminder manusia. Akan tetapi jika rasa takut sangat berlebihan menguasai pikiran, kondisi itu hanya akan melukai diri sendiri baik mental maupun jasmani.  Kondisi seperti ini terkadang sangat irasional dan cenderung mengikat diri dari perasaan aman dan bahagia.Biasanya rasa takut yang berlebihan disebabkan oleh berbagai faktor seperti stres setelah melampaui trauma berat PTSD Post Traumatic Stess Disorder atau serangan panik tiba-tiba yang entah penyebabnya apa.

Mengapa rasa takut itu ada?

Suatu bayangan  hadir tiba-tiba di depan muka, wajah mengerikan seperti hantu rasanya membuntuti ke mana-mana, seseorang yang terlihat biasa-biasa saja menjadi asing dengan prasangka semaunya. Hal-hal seperti itu kerap muncul dalam pikiran ketika rasa takut menguasai tubuh bahkan ingatan.

Kita tidak perlu mempertanyakan lagi mengapa ketakutan itu ada dan dari mana rasa takut bisa mencekam diri manusia. Sebuah tanya yang tidak perlu jawabannya melainkan apa yang menyebabkan rasa takut dan ketakutan menyerang manusia secara tiba-tiba?

Sebagai manusia yang beriman akan menerima apa pun ketetapan yang sudah diberikan oleh Tuhan. Baik atau buruk diri kita tidak akan lepas dari kesedihan, ketakutan, kecemasan, kebahagiaan, ketenangan, di mana itu semua hanya intisari kehidupan yang fana.

Apa yang menyebabkan rasa takut mengalahkan energi positif manusia?

Dalam tulisan ini tidak menguraikan definisi rasa takut dan apa yang menyebabkan rasa takut bisa mengalahkan energi positif manusia secara teori saja melainkan faktor empiris. Semua orang memiliki rasa takut tapi tidak semua orang bisa dikalahkan oleh rasa takut karena mereka bisa menguasainya. Apa yang menyebabkan sebagian dari kita kehilangan keseimbangan dan kekuatan? ketika rasa takut mulai menyerang tiba-tiba dan melumpuhkan persendian, mati rasa, dan hilang energi positif dalam diri kita sepenuhnya.

1. PTSD  Post Traumatic Stress Disorder

PTSD Post Traumatic Stress Disorder adalah gangguan mental atau stres yang sebabkan karena trauma di masa lalu. Kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan seperti mengalami kecelakaan, pelecehan seksual, kekerasan, dan korban bencana alam atau sekadar menyaksikan peristiwa-peristiwa tersebut akan berdampak buruk terhadap kesehatan jika tidak ditangani oleh psikiater.

Komplikasi PTSD yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan kecenderungan terhadap ODGJ. Selain itu kondisi ini juga berisiko pada penderitanya memiliki gangguan mental seperti depresi, gangguan pencernaan, kecemasan, ketergantungan obat penenang dan alkohol.

2. Kesendirian

Ada yang senang menyendiri karena kesendirian adalah pilihan dan cara paling tepat untuk mengenal diri lebih jauh. Kesendirian bisa menjadi jalan pintas bukan hanya menuju pengenalan diri yang sejati melainkan berjalan ke dalam diri menembus ruang dan waktu. Pernyataan ini sama seperti yang dikatakan Dewi Lestari bahwa kesendirian mampu menembus ruang dan waktu.

Bagaimana dengan ia ketika memilih sendiri karena terasing dari orang lain bahkan dirinya? kesendirian adalah lawan dari pilihan menjadi sebuah isolasi paling menyengsarakan bahkan mematikan. Baik tidak nya kesendirian entah itu karena pilihan atau sebuah cara agar bisa menembus ruang dan waktu, bagi saya kesendirian tetaplah lorong yang menyesatkan. Jangan terlalu lama hidup menyendiri bahkan jika anda tidak punya kekasih, ikutlah komunitas yang anda sukai dan hati tidak pernah merasa sepi.

3. Mengingat peristiwa yang telah terjadi

Kenapa suatu peristiwa yang telah terjadi itu cenderung sulit dilupakan? dari peristiwa menyenangkan hingga menyakitkan selalu menjadi hantu yang bermuara di sudut pikir. Dalam otak manusia dianugerahi ruang bagian tengah disebut amigdala atau museumnya sebuah ingatan atas setiap peristiwa. Adanya hal itu harusnya bisa membuat anda lebih arif terhadap diri dengan tidak mengingat apa pun yang tak penting atau hal-hal menyakitkan yang berpotensi merusak mental karena dibuat larut mengingatnya.

Banyak faktor lain yang menyebabkan rasa takut bisa merusak tubuh hingga melemahkan energi positif manusia. Akan tetapi bagi saya ke tiga hal di atas sangat berpengaruh besar melemahkan kekuatan kita. Ketiganya saling berkaitan seperti dalam suatu waktu hanya mengingat satu substansi saja maka hilanglah keseimbangan untuk mengelola tubuh (pikiran dan perasaan).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress | Theme: Baskerville 2 by Anders Noren.

Up ↑